Golden Truly Menutup Lapaknya, Menyusul Ramayana dan Lotus

Golden Truly Menutup Lapaknya, Menyusul Ramayana dan Lotus

Bisnis ritel di tanah air nampaknya mengalami kemunduran disusulnya penutupan gerai Golden Truly dengan saham berpindah ke sektor yang lainnya.

Awan gelap nampaknya masih saja menyelimuti bisnis ritel tanah air. Bagaimana tidak? Golden Truly Mall & Departement Store kini juga mengurangi jumlah gerainya bahkan sudah menutup lapaknya. Apa yang terjadi pada Golden Truly ini juga sebelumnya terjadi pada 7eleven dan Lotus Department serta Ramayana dan juga Matahari Department Store yang mana sudah mengurangi jumlah gerainya agen bola terlebih dahulu.

Golden Truly Tinggal Dua Gerai

Memang nampaknya tidak banyak orang yang sadar apabila tempat perbelanjaan yang sempat melejit pada tahun 1990an itu sekarang gerainya semakin sulit untuk ditemui. Golden Truly, dulu, bisa ditemui di Sudirman, Fatmawati, Gunung Sahari, Tendean, Depok dan juga Blok M. Dan kini, dari akun Instagram resmi Golden Truly @goldentruly menyebutkan bahwa gerai yang tersisa hanyalah yang di Gunung Sahari dan juga di Mall Batam City Square atau BCS.

Salah satu pelangga dari Golden Truly diwawancarai melalui telepon dan mengatakan, “Setahu saya sih, dulu banyak ya. Tapi sekarang tinggal sisa dua. Kalau yang di Depok baru saja tutup bulan kemarin.” Meskipun demikian, layanan pelanggan dari @goldentruly menyebutkan bahwa manajemen akan membuka sebuah cabang baru yang ada di kawasan Bumi Serpong Damai atau BSD. Pihak manajemen menambahkan, “Untuk di Serpong belum jelas kapan akan bukanya. Baru mau dibuka.”

Berdasarkan keterbukaan informasi, manajemen dari Golden Truly tak akan dibawahi oleh emiten PT Golden Retailindo Tbk atau GOLD yang mana sekarang ini sudah berganti nama menjadi PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.

Jual Beli Saham

Sejak tahun 1995 silam sampai dengan tahun 2016 lalu, perseroan yang bergerak di bidang perdagangan ritel dan juga pengelola ruang usaha komersil ini sempat sukses. Namun pada bulan Juni tahun 2010 lalu, perseroan melalukan sebuah proses penawaran umum saham perdana atau IPO dan akhirnya resmi tercatat pada bursa efek Indonesia yang mana tanggalnya 7 Juli 2010. Laporan keuangan perseroan di kuartal 1 tahun 2016 melansir bahwa kegiatan usaha perseroan masih dalam perdagangan ritel dan juga pengelola mall Golden Truly. Bisnisnya adapun meliputi pengoperasian Department Store, dan juga pengelola ruang sewa komersial untuk food court, restoran dan food court.

Akan tetapi pada laporan resmi pada tanggal 26 Mei 2016 lalu, perseroan mengambilalih saham PT Permata Karya Perdana atau PKP sebesar Rp 140 milyar. PKP adalah perusahaan yang mana bergerak dalam bidang sarana infrastruktur yang juga merambah ke wilayah Pulau Bali, Jawa dan juga Sumatra.

Berdasarkan pada laporan keuangan perusahaan di kuartal 1 tahun 2016, kegiatan utama dari usaha perusahaan masih dalam usaha perdagangan ritel dan juga pengelolaan mall bernama Golden Truly. Bisnisnya sendiri meliputi pengoperasian department store, dan juga pengelolaan ruang sewa komersial untuk restoran, supermarket dan juga food court. Akan tetapi seperti yang sudah disebutkan, sahamnya sudah diambilalih oleh PKP yang mana bergerak dalam bidang pendirian dan juga pengoperasian menara dan juga micro cell. Nantinya, mereka akan disewakan pada perusahaan operator telekomunikasi.

Proses dari sewa menyewa ini lah umumnya menggunakan perjanjian berjangka panjang. Menurut laman resmi dari Visi Telekomunikasi Infrastruktur, sekarang ini perusahaan poker online sudah merambah sampai ke Pulau Bali, Jawa dan juga Sumatra. Terhitung sejak perseroan mengakuisisi PKP, maka dengan resmi manajemen pun  mengalihkan kegiatan usahanya sesuai dengan fokus utama dari penggerak bisnis milik PKP sendiri yakni penyedia infrastruktur telekomunikasi.